Hacker Surabaya Serang Los Angeles, 5 Fakta Peretas Indonesia Ditakuti Dunia, Termasuk Intelijen AS

Hacker Surabaya Serang Los Angeles, 5 Fakta Peretas Indonesia Ditakuti Dunia, Termasuk Intelijen AS

TRIBUNNEWS.COM -  Untuk kesekian kalinya, ulah hacker alias peretas website asal Indonesia bikin repot dan geleng-geleng kepala instansi asing, tak terkecuali Amerika Serikat. 

Ulah tiga hacker (peretas) asal Surabaya yang masih berstatus mahasiswa jurusan teknologi informasi yang membuat gusar sistem elektronik Pemerintah Kota Los Angeles (LA) Ameriksa Serikat, mengingatkan pada kejadian-kejadian serupa sebelumnya. 

Seperti diketahui, Departement of Justice (Departemen Kehakiman) Amerika Serikat, melalui Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat, menggandeng Departemen Kehakiman Indonesia plus Polri berusaha keras menangkap para hacker yang diduga telah merusak membobol dan merusak sistem elektronik pemerintah kota Los Angeles.


Yang terbaru, ulah hacker asal Surabaya terdeteksi merusak sistem di The City of Los Angeles.

"Yang disasar sistem elektronik ya, bukan situs yang mereka retas, " ujar Kasubdit Cyber Crime Ditkrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Roberto Pasaribu di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (14/3) lalu.

Menanggapi permintaan penegak hukum di Amerika Serikat (AS), Polda Metro Jaya kemudian menangkap tiga mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya yaitu AN (21), ATP (21), dan KRS (21).

Mereka meretas sekira 3.000 sistem elektronik dan situs internet di 44 negara.

Apa yang membuat hacker-hacker asal Indonesia begitu ditakuti dan jadi momok sistem TI berbagai negara terkemuka di dunia?







close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==