Dokter Vonis Wanita Ini Keguguran, Naluri Keibuannya Menolak, Akhirnya Malah Mengharukan


TRIBUNJAMBI.COM - Wanita ini mendapatkan kabar buruk dari dokter yang memeriksa kandungannya.

Bayinya dinyatakan meninggal dunia di dalam kandungan, di usia kehamilannya memasuki enam minggu.

Ini bukan kali pertama, ia mengalami kehilangan anaknya.


Tapi pengalaman kedua kali yang membuatnya tegar menerima vonis dokter.

Di masa awal kehamilan, dikatakan Holly Lewis, wanita asal Quinton, Birmingham Inggris ini memiliki masalah lambung.

Tapi kemudian rasa sakitnya kian parah, hingga harus dilarikan ke rumah sakit di Birmingham.

Usai menjalani pengobatan, wanita berusia 21 tahun ini mendapatkan kabar mengejutkan.

Dokter mengatakan ia telah mengalami keguguran.


"Saya terkejut ketika mereka memberitahu saya telah kehilangan bayi saya", ungkap Lewis kepada Metro seperti dilansir erabaru.com.

Tapi untuk kehamilan kedua ini, Lewis mengaku memiliki firasat lain.

Lewis memiliki firasat bayi dalam kandungannya masih hidup.

Satu minggu kemudian ia mendatangi rumah sakit dan dokter tetap dengan vonisnya, ia mengalami kehamilan di luar rahim.

Tak berselang lama, Lewis mendatangi dokter pada minggu ketiga, usai ia mendapatkan kabar keguguran.

Kali ini, dokter berkata lain tentang bayinya.

 Bayi dalam kandungannya dikatakan masih hidup.

a


"Saya tidak tahu apakah harus merasa gembira atau marah", katanya kepada Telegraph.



Ia akhirnya mendapatkan permohonan maaf dari para dokter rumah sakit di Birmingham.

Perwakilan rumah sakit, Prof Ros Keeton mengatakan ada berbagai kemungkinan yang terjadi, ketika ibu mengalami berbagai masalah di awal kehamilan.

Holly Lewis (net)



Namun untuk kehilangan bayi memang tidak 100 persen benar.



Ia berdalih rumah sakit telah memberikan pelayanan yang baik, sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

Peristiwa ini terjadi pada 2012 lalu. Tepatnya 29 September 2012, Lewis melahirkan seorang bayi dengan berat 3 kilogram bernama Lacey.

Menariknya, Lewis melahirkan di tempat yang sama, ketika ia mendapatkan vonis keguguran.

"Dia (bayinya) adalah sebuah keajaiban untuk saya. Saya gembira dia ada di sini", ucapnya.





close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==